Nanas (Ananas comosus L. Merr.) merupakan salah satu tanaman buah yang memiliki rasa dan aroma yang khas.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh BAP (6-Benzilaminopurine) dan IAA (Indole Asetat Acid) terhadap multiplikasi tunas dan akar terhadap tanaman nanas secara in vitro. Pada penelitian nanas ini eksplan berasal dari tunas nenas hasil aklimatisasi, menggunakan rancangan acak lengkap faktorial dengan 2 macam faktor perlakuan dengan masing-masing terdiri dari 4 taraf konsentrasi.  Taraf konsentrasi BAP: 0, 1, 2 dan 3 ppm.  Taraf konsentrasi IAA: 0, 0,5, 1 dan 1,5 ppm.  Setiap perlakuan diulang dua kali. Perbedaan hasil dari setiap perlakuan diuji dengan uji berganda Duncan (DMRT).  Pengamatan meliputi: (1) jumlah tunas tunggal per eksplan (3) jumlah akar per plantlet, Pengamatan dilakukan pada 1, 2, 4, 6 dan 8 minggu setelah tanam.Hasil terbaik diperoleh pada interaksi perlakuan kombinasi BAP 3 ppm dan IAA 1 ppm menunjukkan respon beda nyata terhadap penggandaan tunas nenas terbanyak rata-rata jumlah tunas 5.00 ± 0.0 pada umur 4 – 8 MST. Sedangkan untuk pengakaran media MS0 tanpa zat pengatur tumbuh sangat baik untuk pertumbuhan akar dengan rata-rata jumlah akar yaitu 2.50 ± 0.70 pada 8 MST. Planlet berhasil diaklimatisasi digreen house.

Kata Kunci: Nenas, BAP, IAA, Tunas dan Akar

SELENGKAPNYA